Sayang kita kepada anak2 kita tentu tak terkira besarnya. Tapi kadang2 kita lupa bahwa sayang perlu dinyatakan. Bukan hanya masalah tepat waktu memberi ASI dan makanannya, bukan hanya angka rupiah yang dibelanjakan untuk baju dan kebutuhannya.

Ada sebuah majalah bertopik tentang orang tua dan anak2nya, disitu ada cerita yang membuat saya tak berkedip dan mata terasa perih menahan haru. Ketika sang ibu mengatakan ini pada si kecil. “Aku tak akan berhenti mengucapkan ‘ I love you forever ‘ padamu, walaupun kelak ketika kau remaja akan menganggap ibu silly dan aneh, dan kau malu pada teman2mu. Aku akan terus mengucapkan ‘I Love you forever’ ketika mungkin kau tak mau lagi mendengar nasihatku, ketika kau marah kepadaku. I Love you forever, bahkan hingga mulut mama tak bisa lagi mengucapkannya.”

From mama,

Aku sayang padamu, Anak2ku selamanya